Keputusan dalam Pembelian – Manajemen Farmasi
July 27, 2012
Keputusan Farmasi dalam Kontrol Penyimpanan – Manajemen Farmasi
July 27, 2012

TUJUAN DALAM PEMBELIAN DAN KONTROL PERSEDIAAN BARANG – Manajemen Farmasi

  1. TUJUAN DALAM PEMBELIAN DAN KONTROL PERSEDIAAN BARANG

Tahap awal dalam proses pembelian dan kontrol persediaan barang adalah menetapkan barang yang benar-benar dibutuhkan. Pada dasarnya hampir semua farmasis mempunyai beberapa barang keperluan yang sama, yang mungkin dibeli dengan harga yang rendah mungkin dan mengadakan persediaan barang yang dibutuhkan.

Perdagangan akan lebih menghasilkan dari  pembelian yang efisien dan persediaan yang optimal. Dan yang pasti tujuan penerapan farmasi komunitas berbeda dengan farmasi klinis.

1.1  Tujuan Pembelian

Tujuan pembelian dapat diringkas menjadi “ Seven Right of Purchasing ” yang harus dapat diterapkan oleh manager apotek :

  • The right variety, membeli produk dengan variasi yang tepat untuk semua pelanggan
  • The right quality, membeli produk dengan kualitas yang bagus untuk memenuhi harapan dan kebutuhan pasien.
  • The right quantity, pengadaan persediaan dalam jumlah yang sesuai dan dalam waktu yang tepat dapat mengurangi resiko dari kehabisan stok.
  • At the right time, membeli pada saat yang tepat, disaat konsumen membutuhkan maka barang sudah ada
  • From the right sources, membeli dari sumber yang tepat untuk memperoleh transaksi yang menguntungkan dan memiliki sumber yang dapat diandalkan.
  • At the right prices, membeli dengan harga yang tepat sehingga harga barang tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk suatu produk.
  • At the right cost, mengurangi biaya-biaya yang tidak diperlukan dengan mengatur pembelian dengan benar.

Manajer farmasi harus terlibat dalam memperoleh kepercayaan dari suplier dan memperoleh persediaan barang yang dibutuhkan dengan harga dan pembayaran yang rasional. Tanpa ini semua kehadiran farmasi tidak efektif dan hanya mementingkan keuntungan saja.

1.2  Tujuan Kontrol Persediaan Barang