GEJALA SUSU FORMULA BAYI
November 27, 2012
PENYAKIT PADA BAGIAN-BAGIAN MATA
November 27, 2012

Teror Virus Anthrax yang Menjadi Senjata Biologis

 Mungkin penyakit anthrax masih sangat jarang sekali kita dengar, namun penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya. Untuk memberikan sedikit gambaran mengenai penyakit ini, simaklah ilustrasi berikut ini.

Pada musim gugur tahun 2001, ada beberapa surat yang berisi bubuk putih misterius yang sampai sekarang ini masih di dimpan di kantor senat dan di beberapa kantor media di Amerika Serikat.

Mungkin sekilas hal ini masih tampak biasa, namun kepanikan mulai terjadi karena setelah diteliti barulah diketahui bahwa bubuk putih itu adalah Bacillus anthracis yang berbentuk spora. Setelah itu, akibat spora itu ditemukan 22 orang terinfeksi dan 5 orang meninggal.

Mungkin timbul berbagai pertanyaan di benak anda mengenai apa sebenarnya bacillus anthracis itu ? Pernahkah anda mendengar istilah teror virus anthrax yang menjadi senjata biologis ? Jika belum pernah, simaklah teror virus anthrax yang menjadi senjata biologis berikut ini.

Dari ilustrasi tadi, Bacillus anthracis dapat dikatakan merupakan sebuah bakteri yang dapat menyebabkan penyakit anthrax. Bakteri ini mampu membentuk spora di dalam keadaan lingkungan yang tidak memungkinkannya untuk hidup.

Oleh sebab itu, spora ini sering sekali dijadikan menjadi senjata biologis (bioweapon) yang dipakai untuk membuat terror. Contoh nyatanya adalah terror yang menimpa senat dan media di Amerika Serikat pada tahun 2001 silam.

Penyakit anthrax adalah sebuah penyakit yang berakibat sangat fatal bagi tubuh, atau dapat dikatakan bahwa penyakit ini bisa menyebabkan kematian pada penderitanya. Secara alami, sebenarnya bakteri ini sangat jarang melakukan kontak langsung dengan manusia.

Pada umumnya, bakteri ini hanya menyerang sapi, kuda, domba, kambing, dan lainnya. Jika ada penyakit anthrax yang menginfeksi manusia, itupun hanya pada manusia yang hidup di peternakan.

  • Jenis anthrax 

Sama halnya dnegan penyakit lain, penyakit ini juga mempunyai banyak jenis, di antaranya adalah :

–          Cutaneous anthrax yang merupakan penyakit anthrax yang menyerang lapisan kulit.

–          Gastrointestinal anthrax yang merupakan penyakit anthrax yang menyerang perut akibat memakan makanan yang tercemar oleh bakteri anthrax

–          Inhalational anthrax yang merupakan penyakit anthrax yang menyerang saluran pernafasan.

–          Oropharyngeal anthrax yang merupakan penyakit anthrax yang menyerang tenggorokan akibat memakan makanan yang tercemar oleh bakteri anthrax.

Dari keempat jenis penyakit anthrax yang telah disebutkan, inhalational anthrax merupakan jenis anthrax yang paling mematikan dan cutaneous anthrax merupakan kasus yang paling sering terjadi.

Gejala penyakit ini akan timbul sesuai dengan jenis anthrax yang dideritanya. Simaklah yang berikut ini.

–          Pada Cutaneous anthrax, gejalanya berupa munculnya benjolan yang pada awalnya kecil dan lama kelamaan akan membesar. Benjolan ini bisa terasa amat gatal dan memerlukan masa inkubasi di dalam tubuh sekitar 5 atau 7 hari. Setelah itu, benjolan ini akan terisi oleh cairan dengan diameter 1 hingga 3 cm. Lama kelamaan, benjolan ini akan membentuk luka lecet di bagiaj pinggiran dnegan warna merah dan pada hari ke 7 atau 10 akan terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, sakit kepala dan demam.

–          Pada inhalation anthrax, gejala akan muncul pada hari pertama sampai hari ke tujuh, akan tetapi akan menghilang setelah 60 hari. Gejala yang biasanya terjadi pada jenis anthrax ini adalah flu, sakit tenggorokan, demam, dan rasa sakit pada bagian otot. Untuk inhalation anthrax yang tidak biasa atau berbahaya, gejalanya bisa ditambah dengan sesak nafas dan demam tinggi. Kematian bisa terjadi dalam 1 atau 2 hari setelah gejala berkembang.

–          Pada gastrointestinal anthrax, gejalanya akan terjadi pada hari pertama hingga hari ke enam dan biasanya gejalanya berupa kerusakan lambung, borok lidah dan tonsil, sakit tenggorokan, hilang selera makan, muntah, dan demam.

–          Untuk oropharygeal anthrax, gejala yang terjadi biasanya berupa demam, pembengkakan kelenjar getah bening di leher, sakit tenggorokan, susah menelan, sakit lambung dan sakit lidah.

Inilah sekilas mengenai teror virus anthrax yang menjadi senjata biologis. Smeoga bermanfaat