Tinjauan Bahan Obat Trimetoprim, Sulfametoxsazol, Sulfadiazine, Sulfamoxole
July 27, 2012
Penetapan Kadar Vitamin C
July 31, 2012

Rancangan Evaluasi Sediaan Lotion Calamin

5.1 Rancangan Evaluasi

5.1.1 Organoleptis

–          Bau                  : berbau seperti oleum rosarum

–          Warna              : berwarna pink (merah muda)

5.1.2 Penetapan pH

Alat                       : pH meter

Cara kerja              :

–          Elektrode dibersihkan dengan aquadest, dikeringkan dengan tissue

–          pH meter dikalibrasi dengan dapar pH standart (pH 7)

–          memasukkan elektrode pH meter ke dalam sediaan yang akan diukur

–          menunggu sampai alat menunjukkan angka konstan lalu mencatat pH-nya

–          menghitung pH rata – rata sediaan

5.1.3 Penetapan Viskositas

Alat                       : Viskosimeter Vt 04 E (65 rpm; rotor no. 3)

Cara kerja              :

–          menyalakan alat

–          memilih rotor yang sesuai, lalu memasukkan sediaan dalam rotor tersebut

–          memasang rotor pada alat

–          menyalakan tombol pemutar alat, membaca jarum petunjuk viskositas jika telah konstan

–          menghitung viskositas rata – rata sediaan

5.1.4 Penetapan Berat Jenis

Alat                       : piknometer

Cara Kerja             :

–          Membersihkan piknometer dengan alkohol 95 % sampai bersih dan kering

–          Menimbang piknometer kosong (Mz)

–          Menyesuaikan suhu piknometer sampai suhunya sesuai dengan yang tertera pada alat. Pengisian sampai tepat tanda dilakukan saat suhu piknometer telah mencapai suhu yang tertera pada alat

–          Menimbang piknometer yang telah berisi sediaan (M1)

–          Mencatat volume yang tertera pada piknometer (V)

–          Menghitung Berat Jenis (BJ) dengan rumus      BJ = M1 – Mz

–     Menghitung berat jenis rata – rata

5.1.5 Penentuan Ukuran Partikel

Alat                       : Mikroskop, objek glass

Cara kerja              :

–          Kalibrasi lensa okuler dan mikrometer objektif

–          Mengambil sedikit sediaan kemudian diencerkan dengan air

–          Mengganti mikrometer objektif dengan objek glass yang sudah ditetesi dengan sediaan suspensi yang telah diencerkan

–          Mengamati ukuran partikel sediaan, minimal 300 partikel

–          Menghitung distribusi dari ukuran partikel yang telah diamati dan membuat kurva distribusinya

5.1.6 Pengukuran Volume Sedimentasi

Alat                       : Gelas ukur bertutup

Cara kerja              :

–          Membersihkan gelas ukur bertutup dengan alkohol 95 % sampai bersih dan kering

–          Mengocok sediaan sampai terdistribusi sempurna dalam cairan

–          Memasukkan sediaan yang telah homogen ke dalam gelas ukur bertutup dengan volume tertentu (V0) dan tidak boleh dikocok lagi

–          Sediaan didiamkan dalam kurun waktu tertentu, diukur volume sedimentasi yang terbentuk (Vu)

–          Dihitung volume sedimentasinya (F)

F = Vu

V0

–          Membuat kurva sedimentasinya

5.1.7 Kemampuan Redispersibilitas

Alat                       : Gelas ukur 100ml

Cara Kerja             :

–          Suspensi yang telah membentuk endapan selama 3 hari dimasukkan gelas ukur 100 ml kemudian diputar 360o dengan kecepatan 20 rpm atau dikocok dengan sudut 90o

–          Hasilnya dapat dilaporkan dalam tingkat redipersibilitas mudah, sedang, sulit atau terbentuk endapan keras (caking)