KONSPIRASI FLU BURUNG
October 26, 2012
MENCEGAH DAN MENGOBATI REMATIK
October 26, 2012

Penyakit Bisul dan Tips Pengobatanya

Penyakit bisul termasuk dalam kategori penyakit menular, yang berarti bahwa penyakit ini penyebarannya dari orang ke orang lain. Penyakit bisul bisa menular baik melalui kontak langsung dengan penderitanya ataupun kontak tidak langsung.

Kebanyakan masyarakat masih menganggap bahwa penyakit bisul ini muncul karena terlalu banyak mengonsumsi produk unggas, yaitu telur. Ditambah lagi fakta bahwa bisul lebih sering terjadi pada anak-anak ataupun bayi.

Sehingga, orang tua biasanya akan membatasi jumlah konsumsi telur pada anaknya. Oleh sebab itu, banyak anak-anak yang kekurangan senyawa protein karena adanya asumsi yang demikian. Sebaiknya anda segera ubah pandangan anda terhadap mitos tersebut.

Menurut berbagai penelitian yang telah dilakukan, telur tidak ada hubungannya dengan timbulnya penyakit bisul pada seseorang. Bahkan, telur merupakan makanan yang direkomendasikan oleh pakar gizi, karena telur mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit dan salah satu diantaranya adalah penyakit bisul.

Oleh sebab itu, sebaiknya anda jangan mengurangi konsumsi telur hanya karena mitos yang tidak bisa dibuktikan dengan fakta ilmiah tersebut. Selain itu, banyak penderita bisul yang menyepelekan penyakit ini dengan cara membiarkannya hilang dengan sendirinya.

Hilangnya bisul, biasanya terjadi setelah kandungan nanah yang terdapat di dalam bisul pecah. Namun, kebanyakan dari kita akan membiarkannya pecah dengan sendirinya. Sebenarnya, hal ini sangat tidak baik.

Karena, nanah yang pecah tersebut akan merusak jaringan kulit, sehingga bisul bisa tumbuh kembali. Selain itu, kulit yang dihinggapi bisul akan menimbulkan bekas dan berongga. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi anda untuk tidak membiarkan bisul ataupun menekan bisul secara paksa.

Untuk lebih jelas mengenai penyakit bisul dan tips pengobatannya, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

1.      Penyakit bisul

Penyakit bisul sebenarnya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus yang biasanya berada di lingkungan yang kotor dan kumuh. Bakteri ini akan menyerang manusia dan bisa terjadi di seluruh bagian anggota tubuh manusia.

Bisul ini biasanya berbentuk bulat seperti benjolan dan berwarna merah. Kemudian bejolan ini lama kelamaan bisa mengeras dan membesar. Seiring berjalannya waktu, maka bisul akan pecah dan mengeluarkan nanah.

Namun, terkadang sering kali kita merasa tidak sabar sehingga kita mempercepat proses itu dengan cara menekannya hingga pecah. Sebenarnya, tindakan yang seperti itu sangatlah tidak dianjurkan.

Menekan bisul dapat membuat kuman-kuman yang ada di dalam bisul menyebar ke jaringan kulit sehat di sekitarnya atau bahkan juga bisa memasuki aliran darah dan menyebabkan keracunan darah.

Selain itu, menekan bisul juga dapat menimbulkan infeksi sekunder, apalagi bila ditekan dengan menggunakan tangan yang tidak steril. Bisul akan pecah dan meninggalkan bekas dan berongga, sehingga keindahan kulit anda akan semakin terganggu.

2.      Mengobati bisul

Penyakit bisul dan tips pengobatannya ini sebenarnya tidaklah terlalu sulit untuk dilakukan. Ada beberapa cara yang bisa anda jadikan sebagai panduan, diantaranya :

–          Apabila bisul timbul pada permukaan kulit, sebaiknya segera obati dengan salep atau krim. Jangan tunggu hingga bisul berubah menjadi besar dan bernanah. Namun, apabila bisul terus membesar, sebaiknya segera ke dokter dan minta obat antibiotic.

–          Apabila bisul memiliki akar yang dalam, namun tidak ada bagian yang berwarna kuning di tengahnya, sebaiknya olesi bisul tersebut dengan menggunakan larutan yodium 2% sebanyak 2 kali sehari. Kemudian biarkan larutan yodium itu mengering dengan sendirinya. Larutan ini berfungsi sebagai pelindung kulit.

–          Jika bisul tidak berakar dan pada bagian tengahnya terdapat warna kuning, bisul itu bisa dipecahkan dengan menggunakan ujung jarum yang sudah dicelupkan ke dalam larutan yodium atau asam karbol. Namun, pada saat anda menekannya segera bersihkan nanah yang keluar dengan larutan yodium 2%, namun apabila anda tidak berhati-hati maka dapat timbul bekas.

–          Sebaiknya anda juga menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan di sekitar anda. Hindari juga kontak langsung maupun kontak tidak langsung dengan penderita bisul, karena bisul ini bisa menular.

Inilah sekilas tentang penyakit bisul dan tips pengobatanya. Semoga bermanfaat.