Penyakit Asam Lambung
November 15, 2012
Mengetahui Penyebab Alergi Hidung
November 16, 2012

Pentingnya Mengetahui Alergi Pada Bayi

Bayi merupakan symbol dari pernikahan setiap pasangan yang menginginkan keturunan. Tentunya setiap orang tua ingin mempunyai bayi yang sempurna dan sehat. Namun, sayangnya bayi adalah makhluk yang paling rentan terhadap serangan berbagai bakteri dan penyakit.

Hal ini mungkin disebabkan karena daya tahan tubuh bayi yang masih belum terbentuk secara sempurna, sehingga memungkinkan ia untuk terus terkena serangan penyakit. Pada beberapa kasus, ada juga bayi yang terkena alergi.

Oleh karena  itu, pentingnya mengetahui alergi pada bayi merupakan setiap wawasan yang harus dimiliki oleh orang tua. Alergi pada bayi biasanya terjadi karena sistem kekebalannya tidak mampu mengatasi akibat dari kontak negatif dengan alergennya (penyebab alergi).

Apabila bayi bersentuhan dengan allergen melalui pernafasan, sentuhan, makanan, atau suntikan, maka ia akan mengeluarkan zat histamine dan bahan kimia lainnya untuk melawan serangan tersebut.

Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya harus jeli terhadap berbagai reaksi yang diberikan oleh bayinya, karena alergi bisa berdampak fatal bagi kesehatan si kecil. Ada beberapa jenis alergi yang sering dialami oleh bayi, diantaranya adalah alergi kulit, alergi susu, alergi makanan, dan alergi terhadap suatu zat.

Biasanya ketika bayi didekatkan pada berbagai hal tersebut, maka bayi akan menunjukkan reaksi alergi dan timbul gatal-gatal, muntah, diare, bahkan kesulitan bernafas. Pentingnya mengetahui alergi pada bayi merupakan peranan orang tua yang tidak dapat digantikan.

Untuk lebih jelas tentang pentingnya mengetahui alergi pada bayi, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

1.      Alergi akibat susu atau asupan makanan

Mungkin kita semua masih berpikir bahwa makanan utama bayi tentunya adalah susu, jadi semua bayi pasti bisa minum susu. Namun, sayangnya pada beberapa kasus ada bayi-bayi yang menunjukkan gejala alergi terhadap susu dan produk turunannya.

Biasanya ketika bayi melakukan kontak dengan susu, maka ia akan merasa gatal pada bagian kulit wajah dan tangan dan mulut bayi juga akan berubah warna menjadi putih dan bahkan beberapa bayi bisa langsung mengalami mencret.

Hal ini disebabkan karena bayi sangat sensitif terhadap susu formula, baik yang berbahan dasar susu sapi atau susu kedelai. Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk mendiskusikan pilihan susu yang boleh dikonsumsi oleh si kecil.

Selain itu, sebaiknya anda juga memberikan ASI eksklusif bagi bayi anda, karena di dalam ASI terdapat senyawa yang dapat meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap berbagai serangan penyakit.

Alergi pada makanan juga bisa dilihat dari reaksi bayi dengan timbulnya gangguan pada pencernaan yang berupa diare atau sembelit. Ada beberapa jenis makanan yang dapat memicu reaksi alergi pada bayi, misalnya telur, susu, kacang tanah, dan tomat atau strawberry.

2.      Alergi akibat lingkungan sekitar

Bayi juga biasanya memiliki kecenderungan alergi terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Misalnya alergi kulit yang ditunjukkan dengan munculnya bintik-bintik atau ruam yang berwarna merah pada lipatan-lipatan kulit bayi.

Hal ini biasanya bisa terjadi karena udara panas dan lembab pada beberapa bagian tubuh, misalnya paha, ketiak, pantat, leher, dan sebagainya. Jadi, apabila bayi anda banyak berkeringat sebaiknya anda mengelap bagian yang banyak lipatannya sampai benar-benar kering atau anda bisa menggunakan bedak bayi.

Selain itu, alergi yang paling sering dijumpai adalah alergi debu. Sering kali berbagai partikel asing menempel di lingkungan sekitar bayi bermain, sehingga menimbulkan bersin-bersin dan hidung gatal serta mata berair pada bayi.

Untuk mengatasi hal tersebut, anda bisa membuat ruangan khusus untuk bayi dan meningkatkan standar kebersihannya. Untuk penggunaan obat, sebaiknya anda konsultasikan dengan dokter agar obat yang anda pilih merupakan zat yang aman bagi bayi.

Alergi serbuk sari juga sering terjadi pada bayi yang tinggal di daerah persawahan atau peternakan. Serbuk sari atau spora pada tanaman dapat menyebabkan pilek pada bayi. Sebaiknya anda membersihkan rumah dengan menggunakan penyedot debu secara rutin, apalagi daerah tempat bayi anda biasa bermain.

Inilah sekilas mengenai pentingnya mengetahui alergi pada bayi. Semoga bermanfaat.