10 Penyakit Paling Mematikan di Dunia
November 26, 2012
GEJALA SUSU FORMULA BAYI
November 27, 2012

PENANGANAN ALERGI SUSU FORMULA

Seperti yang sudah diketahu sebelumnya bahwa susu formula bagi bayi tidak semuanya mengandung materi yang bagus buat anak-anak. Karena ada rasanya keinginan anak nya agar cepat tumbuh dengan sehat dan pintar maka para ibu-ibu berlomba membeli susu formula dengan merk ternama untuk anak mereka. Padahal dengan harga mahal maka dapat menjamin anak tersebut tumbuh dengan cepat dan pintar.

Adapun penelitian secara ilmiah dimana hampir semua alergi yang terjadi pada anak-anak itu terjadi karena disebabkan oleh susu formula bayi. Ini tentu harus diwaspadai oleh para ibu-ibu. Bila secara logika, kita dapat memikirkan bahwa susu formula dihasilkan dari sapi sehingga protein yang dihasilkan adalah protein sapi dimana hanya cocok untuk usus sapi. Anak yang mengalami alergi susu formula ini terjadi karena usus mereka tidak dapat menerima protein asing secara tiba-tiba dengan begitu saja.

Bila seorang anak mengalami alergi susu formula maka harus dilakukan penangan cepat dan serius. Ini tidak boleh dibiarkan karena bila di biarkan maka akan menganggu pertumbuhan gizi dalam tubuh mereka. Bila itu sudah sampai terjadi maka anak tersebut akan mengalami kekurangan gizi dan akan mengalami gejala kronis. Dan pada akhirnya pertumbuhan anak menjadi terganggu.

Selain gangguan penyakit kekurangan gizi, alergi pada susu formula dapat menyebabkan penyebab lainnya ialah seperti gejala muntah, muntah terjadi karena anak bayin tidak dapat langsung menerima susu formula tersebut dan memuntahkan susu tersebut. Ada juga dapat menyebabkan munculnya bintikan merah pada kulit bayi ini di karenakan ketidakcocokan susu dengan tubuh bayi tersebut. selain itu anak bayi juga akan mengalami batuk pilek dan juga akan merasakan rasa gatal.

Pada saat alergi susu formula beraksi maka akan muncul 3 reaksi yaitu reaksi pada kulit seperti ruam kemerahan, gatal, eksim, dan pembengkakan pada bibir. Reaksi yang kedua pada perut atau saluran cerna seperti kembung, diare, muntah, dan rasa kram. Sedangkan reaksi ketiga ialah reaksi hidung atau pun saluran pernafasan seperti hidung akan berair, mata kemerahan, batuk, bersin, atau pun nafas tersengal.

Banyak anak menderita alergi susu karena kesalahan orang tuanya. Kadang para ibu lalai dan tidak membaca komposisi yang terkandung dalam susu formula tersebut. Dengan demikian sangat diperlukan kecermatan seorang ibu untuk terlebih dahulu mengetahui komposisi nya tersebut. Selain itu kadang seorang anak tidak cocok dengan protein atau pun kalsium dalam susu formula sehingga para ibu harus mencarikan alternatif lain untuk menggantikan  protein atau kalsium tersebut untuk sang bayi. Mungkin bisa dengan member bubur yang penuh zat kalsium.

Setelah itu maka kita akan  mengetahui penanganan alergi susu formula. Alergi yang terjadi bayi yang disebabkan oleh susu formula ini sebaik nya jangan di biarkan. Harus ada penanganan serius untuk tidak berakibat fatal terhadap anak bayi tersebut. Bila terjadi alergi ini maka sebaiknya di bawa ke dokter selanjutnya sang dokter biasanya akan memberikan diet khusus untuk sang anak bayi tersebut. Bila pemberian diet khusus ini dinilai tidak berhasil maka dokter akan memberikan cara lain yaitu mengganti susu anak bayi tersebut dengan susu telah mengandung hiploalegernik dimana susu formula ini mengandung bahan protein hidrolisa atau dimana susu tersebut tidak mengandung asam amino.

Penanganan alergi susu formula berikut nya yaitu dengan cara pengobatan :

  • Bila berlangsung parah alergi nya maka akan disuntiikan Epinephrine, dimana suntikan ini bekerja seperti bronchodilator.
  • Diberikan antihistamin yaitu obat yang berkerja sama dengan diphenhydrame, cetirizine.
  •  Atau juga diberikan Kortikosteroid, obat ini nanti nya akan berfungsi dimana akan mengurangi pembengkakan atau pun juga mencegah alergi lainnya. Biasanya obat ini tersedia dalam bentuk obat salep.

Itu cara penanganan susu formula, sebaiknya untuk anak bayi jangan diberikan susu yang sembarangan. Jangan sampai menunggu penanganan terjadi sebaiknya melindunginya dengan hal yang baik. Bila sudah merasa tidak cocok maka segera dihentikan agar anak tumbuh dengan sehat dan juga akan cerdas.