5 Penyebab Perut Buncit
February 17, 2013
Cara Menghilangkan Kutil Secara Alami
February 18, 2013

Menganggur Dapat Memicu Serangan Jantung ?

Menganggur mungkin kedengarannya merupakan hal yang biasa dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Selain itu, mungkin bagi sebagian kalangan remaja menganggur bukanlah hal yang besar atau perlu dibahas secara lanjut.

Kebanyakan dari kita mungkin berpikir bahwa setelah kita menamatkan sekolah menengah atas atau lulus kuliah dan perguruan tinggi barulah kita akan bekerja. Namun, sebenarnya bekerja tidak hanya harus dipatok dari ukuran pendidikan saja.

Banyak orang yang mencari pekerjaan hingga mengalami stress dan depresi. Memang harus diakui bahwa mencari pekerjaan di jaman yang serba modern ini tidaklah mudah. Mulai banyak diterapkan berbagai persyaratan khusus untuk sebuah pekerjaan.

Namun, bagi kalangan muda yang baru saja lulus atau menamatkan sekolahnya dan belum mendapatkan pekerjaan, hal ini merupakan sebuah beban psikologis yang cukup berat bagi mereka.

Menganggur atau dengan kata lain tidak melakukan apapun nampaknya bukan sebuah aktivitas yang berat. Namun, jika dilihat dari segi mental dan psikologi, menganggur merupakan beban mental yang amat berat.

Berbagai penelitian yang mengkaji hal ini menyatakan bahwa seorang pengangguran pada usia 50 atau 60 ke atas memiliki resiko untuk terkena serangan jantung yang cukup tinggi. Mungkin muncul pertanyaan untuk kita semua, menganggur dapat memicu serangan jantung ?

Mungkin kita semua berpikir bahwa serangan jantung tersebut datang karena faktor usia atau kebiasaan buruk seperti merokok. Akan tetapi, setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, ternyata faktor kebiasaan tidak memiliki korelasi dengan serangan jantung.

Lebih dari 13000 orang di Amerika mengalami serangan jantung pada tahun pertama akibat kehilangan pekerjaan karena PHK. Menurut sebuah lembaga penelitian, hal tersebut tidak terjadi pada orang yang memang sengaja keluar atau mengundurkan diri dari pekerjaan mereka.

Beberapa pakar menyatakan bahwa stress merupakan penyebab utama terjadinya hal tersebut. Oleh karena itu, para ahli melakukan penelitian lebih lanjut mengenai masalah ini. Setelah itu, mereka menyimpulkan bahwa faktor tekanan dari pekerjaan yang berat bukanlah penyebab stress tersebut.

Untuk lebih jelas mengenai jawaban dari pertanyaa menganggur dapat memicu serangan jantung ? Simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

  • Stress dan serangan jantung

 

Beberapa penelitian telah mengkaji bagaimana hubungan antara stress dengan resiko serangan jantung. Setelah melakukan penelitian lebih dari 20 tahun, terdapat 1000 dari 13451 orang yang menjadi objek penelitian mengalami serangan jantung.

Dari penelitian tersebut, juga dikaji kebiasaan yang mereka lakukan, baik pria dan wanita. Kebiasaan tersebut adalah merokok, kelebihan berat badan, kurang berolahraga, dan penyakit lain, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi.

Setelah dilakukan berbagai perhitungan, ditemukan bahwa ada hubungan antara kehilangan pekerjaan dengan resiko serangan jantung secara signifikan kepada orang yang kehilangan pekerjaan sebesar 27%.

  • Komentar para ahli

 

Banyak sekali para ahli yang menanggapi hasil temuan ini, di antaranya adalah sebagai berikut :

–         Dr. Linda George yang berasal dari North Carolina, Duke University menyatakan bahwa tekanan atau stress memiliki efek yang cukup besar bagi serangan jantung, hal tersebut hampir sama dengan faktor lain, misalnya merokok atau obesitas. Di samping itu, mungkin efek yang ditimbulkan dari kehilangan pekerjaan jauh lebih besar dari pada pekerjaan yang memberikan tekanan tersebut.

–         Dr. Donna Arnett yang berasal dari American Heart Association menegaskan bahwa tekanan terhadap pekerjaan dapat menimbulkan resiko serangan jantung, namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan dampaknya pada sistem peredaran darah. Selain itu, ia juga berpendapat bahwa olahraga secara teratur merupakan cara untuk mengatasinya.

–         Ann Mccracken dari International Stress Management Association menyatakan bahwa seseorang akan sulit untuk mengubah pemikiran bahwa kehilangan pekerjaan merupakan hal yang mudah untuk diterima, namun ketika seseorang kehilangan pekerjaan harusnya ia menjaga kesehatan tubuh dan mental mereka dengan baik. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan berbagai pekerjana rumah, berolahraga, melakukan pekerjaan sukarela, membantu tetangga atau menyalurkan tenaga dan pikirannya ke bidang lain, misalnya hobi atau kegemaran untuk menghindari resiko serangan jantung.

Inilah sekilas mengenai menganggur dapat memicu serangan jantung ? Semoga dapat bermanfaat