Penyakit Bisul dan Tips Pengobatanya
October 26, 2012
PENYAKIT REMATIK PENYAKIT MULTI WAJAH
October 26, 2012

MENCEGAH DAN MENGOBATI REMATIK

Penyakit rematik tentunya tidak lagi menjadi sebuah penyakit yang asing bagi kita semua. Mungkin sebagian besar dari anda masih mempunyai persepsi bahwa penyakit rematik hanya dapat menyerang orang tua renta saja.

Namun, sebaiknya anda buang pemikiran yang seperti itu jauh-jauh, karena penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa membedakan berbagai faktor, misalnya usia, jenis kelamin dan lain sebagainya.

Penyakit rematik adalah penyakit yang menyerang persendian dan anggota gerak tubuh. Penyakit ini dikatakan sebagai penyakit multi wajah karena penyakit ini memiliki banyak sekali jenis, setidaknya ada 150 jenis menurut WHO (badan kesehatan internasional).

Di antara jenis-jenis tersebut, gejala yang ditimbulkan juga bervariatif, sehingga tidak semua penyakit rematik dapat dideteksi dengan cepat. Namun, anda tidak perlu khawatir karena penyakit rematik yang sering terjadi di Indonesia sudah bisa dideteksi gejalanya.

Untuk lebih jelas mengenai cara mencegah dan mengobati rematik, simaklah uraian yang akan disajikan berikut ini.

1.      Definisi penyakit rematik

Penyakit rematik adalah penyakit yang menyerang sistem musculoskeletal yang terdiri dari sendi, otot, tulang, dan jaringan ikat atau ligament. Penyakit ini pada umumnya ditandai dengan timbulnya rasa nyeri dan kaku pada sendi karena telah terjadi proses pengapuran, peradangan, atau pembengkakan (arthritis) karena cairan yang memenuhi rongga sendi.

Akan tetapi, rematik tidak hanya menyerang bagian itu saja, penyakit ini juga bisa menyerang bagian lain, seperti jantung, ginjal, lambung, bahkan pada mata. Apabila rematik menyerang bagian-bagian ini, maka penyakit rematik itu sudah bisa dikatakan sebagai rematik kronis.

2.      Gejala rematik

Untuk mencegah dan mengobati rematik, tentu sebelumnya anda harus mengetahui gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini. Ada beberapa gejala yang perlu anda perhatikan, diantaranya :

–          Rasa nyeri atau ngilu pada sistem musculoskeletal, yaitu rasa kaku pada anggota gerak, misalnya jari, persendian, dan sendi-sendi gerak

–          Terjadi peradangan atau pembengkakan

–          Terjadi kesulitan untuk bergerak

–          Adanya gangguan kerja pada organ yang berupa rasa sakit pada organ tersebut. Misalnya pada jantung, berupa sesak nafas, gangguan irama jantung dan lainnya.

Inilah beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penyakit rematik

3.      Pengobatan rematik

Mencegah dan mengobati rematik sebenarnya tidaklah sulit, namun memerlukan jangka waktu yang panjang. Pada umumnya penyakit rematik itu tidak terlalu berbahaya, namun apabila tidak segera diobati maka dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Rematik juga bisa menyebabkan turunnya kualitas hidup, karena penyakit ini juga menyerang organ vital seperti jantung, ginjal, dan lainnya. Penyakit ini akan menjadi berbahaya apabila terjadi kesalahan pengonsumsian obat.

Karena begitu banyak jenis rematik, pada beberapa kasus juga bisa terjadi salah diagnose. Rematik karena asam urat sering kali dianggap sama dengan rematik karena pengapuran, karena gejalanya yang mirip. Sehingga, pasien sering kali mengonsumsi obat yang salah. Hal ini sebenarnya bisa membahayakan ginjal anda.

Apabila rematik sudah terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka pada umumnya penderita akan diberikan berbagai obat yang berfungsi sebagai penahan rasa sakit, misalnya analgesic, obat yang meredakan peradangan dan menghentikan infeksi (inflamasi).

Obat-obatan ini biasanya juga akan diberikan bersamaan dengan obat penyebab rematik itu sendiri. Misalnya seseorang menderita rematik karena asam urat, maka akan diberikan obat asam urat beserta obat-obat tersebut.

Selain itu, penderita rematik juga disarankan untuk menjaga pola makan, berat badan, dan gaya hidup yang ia ambil. Sebaiknya untuk pola makan, anda bisa menemui pakar atau ahli gizi dan mintalah ia untuk menyusun menu makan anda.

Selain itu, anda juga perlu mengontrol asam urat anda, bagi anda yang menderita rematik karena asam urat.

4.      Pencegahan rematik

Penyakit rematik merupakan penyakit yang harus dikontrol agar tidak kambuh. Sebaiknya penderita rematik juga banyak melakukan aktivitas fisik yang dapat menggerakan seluruh persendiannya agar tidak kaku, misalnya dengan berenang.

Apabila anda mempunyai kebiasaan merokok, sebaiknya anda hentikan dan hindari pula asap rokok. Sangat dianjurkan juga untuk mandi air hangat agar dapat membuat anda menjadi rileks.

Inilah uraian singkat mengenai mencegah dan mengobati rematik. Semoga bermanfaat.