Makanan Favorit Anak Usia 1 Tahun
July 20, 2012
Menu Makanan Bayi 1 Tahun
July 20, 2012

Makanan Sehat Bayi Sesuai Umur

Makanan Sehat Bayi Sesuai Umur

Bayi merupakan lambang dari sebuah pernikahan. Kehadiran bayi merupakan sebuah pelengkap. Oleh karena itu, anda pasti menginginkan yang terbaik bagi buah hati anda, apalagi dalam memilih makanannya. Anda harus ekstra hati-hati dalam memberi makan si kecil.

Ada aneka jenis makanan sehat yang bisa anda berikan pada si kecil. Mungkin anda sudah pernah mencari berbagai referensi mengenai makanan sehat si kecil ini, atau bahkan anda sudah sering melakukan konsultasi kepada pakar-pakar gizi, tetapi sudahkah si kecil makan makanan sehat sesuai dengan usianya ?

Jadi, tidak ada salahnya anda luangkan waktu 5 menit untuk menambah wawasan anda mengenai makanan sehat bayi sesuai umurnya.

1. Untuk usia 0-6 bulan

Pada usia ini, sebaiknya bayi hanya diberikan ASI ekslusif saja atau susu formula bagi anda yang tidak mampu memberikan ASI pada bayi anda. Masa pemebrian ASI dalam rentang waktu ini disebut Masa ASI Eksklusif.

2. Untuk usia 6-8 bulan

Dalam tahapan usia ini, anda boleh mengenalkannya pada makanan yang lebih padat, tetapi ASI eksklusif masih tetap diberikan juga. Untuk makanan padat, anda dapat memulainya dengan sereal (beras putih, beras merah, dan havermouth).

Setelah itu, perhatikan reaksi bayi anda, jika ia terlihat menyukai makanan padat, selanjutnya anda boleh menambahkan sayur-sayuran (labu parang, ubi jalar, kentang, kacang hijau, dan labu kuning). Untuk buah-buahan anda boleh mencoba memberikan pisang, alpukat, apel, dan pear pada buah hati anda. Alangkah baiknya jika makanan yang anda sajikan dalam bentuk semi cair (pure) dan dimasak (kecuali untuk buah tertentu seperti pisang dan alpukat).

Sebaiknya anda jangan berikan makanan-makanan yang terlalu berat dulu, seperti : daging, susu dan produk olahannya (keju), dan makanan yang mengandung protein.

3. Untuk usia 9-12 bulan

Dalam masa ini, bayi anda sudah bisa mengonsumsi table food atau sama dengan orang dewasa. Tapi, tidak tertutup kemungkinan bahwa bayi anda belum bisa menerima makanan padat dengan sepenuhnya.

Untuk mengetahuinya, anda dapat memperhatikan tanda-tanda seperti :

–          Bayi yang sudah bisa mencerna makanan padat, umumnya sudah bisa menegakkan kepalanya sendiri.

–          Tanda lain adalah ia sudah bisa duduk dikursi dengan baik.

–          Bayi anda juga bisa melakukan gerakan mengunyah.

–          Berat badan terlihat meningkat hingga kira-kira sudah dua kali lipat berat badan ketika lahir.

–          Si kecil terlihat tertarik pada makanan.

–          Bisa menutup mulut jika disodorkan sendok.

–          Bisa memindahkan makanan dari mulut bagian depan ke mulut bagian belakang

–          Terlihat masih lapar setelah diberi delapan hingga sepuluh kali ASI atau 1200 cc susu formula.

–          Bisa menggerakan lidah, dan tidak lagi mendorong makanan kelur menggunakan lidah.

–          Mulai bertambah tinggi.

Oleh karena itu, anda harus memperhatikan dengan benar tingkah lakunya pada saat ia makan. Bila bayi anda tampaknya sudah bisa menerima makanan padat, anda boleh mulai memberinya makanan laut (udang, kerang, cumi-cumi, dll), akan tetapi apabila dalam keluarga anda terdapat sejarah alergi seafood, alangkah baiknya pemberian makan seafood ini anda tunda.

Pada masa ini, anda boleh memberikan makanan padat seperti : daging, tahu, tempe, telur, susu dan produk olahannya, dll. Pada tahapan ini, anda dianjurkan mulai untuk memberikan asupan gizi yang cukup bagi buah hati anda.

Selain itu, hal lain yang perlu anda perhatikan adalah kadar garam dan gula dalam makanan. Pada masa awal bayi anda menginjak usia satu tahun, organ tubuhnya belum terbentuk secara sempurna seperti organ orang dewasa.

Sebaiknya anda kurangi takaran garam dan gula dalam masakan anda. Kedua zat ini, memaksa ginjal bekerja 2x lipat dari jam kerja normalnya. Selain itu, biarkan anak anda merasakan rasa alamiah.

4. Untuk usia 14-24 bulan

Anak pada usia ini sudah bisa mengonsumsi makanan layaknya orang dewasa. Namun, sebaiknya anda tetap mengontrol pola makannya, agar tetap seimbang dan sehat.

Seiring berjalannya waktu, anda banyak ragam makanan yang dapat anda berikan pada anak anda. Pastikan anda memberikan yang terbaik bagi anak anda agar ia tumbuh menjadi anak yang sehat. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.