Kajian Proses Glikolisis Pada Pyrococcus furiosus dan Thermococcus kodakaraensis KOD1 #1
August 3, 2012
Kajian Molekular Dan Analisis Fungsional Terhadap Mikroorganisme Termofilik Dan Hipertermofilik Dalam Aplikasi Pembentukan Protein Stabil Haba #1
August 3, 2012

Kloramfenikol #1

Kloramfenikol merupakan suatu antibiotik yang diproduksi oleh Streptomyces venezuelae, pertama kali diisolasi dari sampel tanah pada tahun 1947 di Venezuela. Setelah diketahui dalam struktur kristal yang lebih simpel, maka dibuatlah secara sintetik.

Kloramfenikol merupakan kristal putih yang sukar larut air, dengan rasa yang sangat pahit. Merupakan derivat dari asam dikloroasetat, dan yang bersifat bioaktif adalah bentuk levo.

Pada tahun 1947, kloramfenikol digunakan untuk pengobatan typhus yang mewabah di Bolivia dan ternyata memberikan hasil dramatis. Lalu digunakanlah untuk mengatasi kasus yang sama di Semenanjung Malaya. Barulah pada tahun 1948 kloramfenikol secara umum digunakan untuk penggunaan klinik. Pada tahun 1950, dilaporkan bahwa kloramfenikol bisa menyebabkan anemia aplastik fatal. Untuk alasan itulah penggunaan obat tersebut harus digunakan pada infeksi serius seperti meningitis, typhus, dan typhoid fever, yang tidak ada alternatif aman lainnya karena resistensi atau alergi. Selain itu, kloramfenikol juga efektif dipakai untukRockyMountainspotted fever.

AKTIVITAS ANTIMIKROBA

Kloramfenikol mempunyai spektrum antimikroba yang luas . Berkhasiat hampir terhadap semua kuman gram positif dan sejumlah kuman gram negatif juga terhadap SpirokhaetaChlamydia trachomatis, dan Mycoplasma. Tidak aktif terhadap kebanyakan suku Pseudomonas, Proteus, dan Enterobacter. Khasiatnya bersifat bakterostatik trhadap Enterobacter dan Staphylcoccus aureus serta bakterisid terhadap S. PneumoniaeN. meningitidis dan H. influenza. Lebih dari 95 % kuman yang termasuk gram positif termasuk bakteri anaerob dihambat dengan konsentrasi 8 mg/ml atau kurang. 

MEKANISME KERJA

Kloramfenikol menghambat sintesis protein pada bakteri dan pada sel eukariotik. Kloramfenikol mempenetrasi sel bakteri dangan difusi fasilitasi. Kloramfenikol bekerja terutama dengan mengikat secara reversible dengan ribosom subunit 50s ( mirip dengan daerah kerja antibiotika makrolid dan klindamisin, yang bekerja secara kompetitif ). Meskipun ikatan tRNA pada kodon mengenali site pada ribosom subunit 30s, tapi itu tidak berpengaruh. Kloramfenikol mencegah ikatan antara amino acid-containing end dari aminoasil tRNA dengan site penerima dari ribosom subunit 50s. Interaksi antara peptidil – transferase dengan asam amino substratnya tidak terjadi, dan pembentukan ikatan peptida tidak terjadi pula.

Incoming search terms:

  • PENGERTIAN KLORAMFENIKOL
  • definisi kloramfenikol
  • khasiat kloramfenikol
  • bentuk kristal kloramfenikol
  • khasiat kloramfenikol pada typhus
  • mekanisme kerja kloramfenikol
  • laporan praktikum sediaan suspensi parasetamol
  • makalah chlamydia dan praktisi
  • manfaat streptomyces venezuele
  • mekanisme kerja klorampenikol