Penetapan Kadar Vitamin C
July 31, 2012
Inilah Mereka Yang Berisiko Kena Radang Paru Paru (Pneumonia)
August 1, 2012

Kanker Paru

Penyakit kanker paru paru merupakan salah satu penyakit yang sangat sering kita dengar dalam lingkungan kita. Kanker paru juga merupakan salah satu penyakit yang berbahaya yang apabila tidak terkendali dan tidak diobati dengan baik dapat membawa kita ke kematian.  Salah satu penyebab awal terjadinya kanker paru adalah karena adanya pertumbuhan sel kanker yang tidak disadari dan tidak terkendali di dalam jaringan / organ paru paru. Hingga saat ini patogenesis kanker masih belum dapat diprediksi dan diketahui dengan jelas. Rentang waktu terjadinya kanker paru memang tidak dapat diketahui jelas berapa  lama masa pertumbuhannya. Biasanya kanker paru baru akan menyerang seseorang apabila kanker tersebut telah berumur 10 hingga 20 tahun. Hingga saat ini, pemikiran tentang asal usul munculnya sel yang menimbulkan kanker paru masih belum bisa dijelaskan dengan jelas. Sampai saat ini, telah ada dua teori yang menjelaskan tentang kanker paru.

  1. Teori yang pertama di kenal dengan teori Pleuripotential cell yang dikemukakan oleh Auerbach. Teori ini lebih memfokuskan pada penjelasan tentang penyimpangan yang terjadi pada proses diferensiasi sel punca menjadi beberapa sel lainnya.
  2. Teori yang kedua adalah teori sel kecil yang dikemukakan oleh Yesner yang lebih menjelaskan menegnai neoplasma sel kecil yang mengalami transformasi dan kemudian berevolusi menjadi sel kanker.

Jenis Kanker Paru Paru

Hampir 90% kanker paru paru yang dialami oleh masyarakat atau saudara saudari kita adalah berawal dari bronkus, oleh sebab itu kanker paru ini lebih sering disebut karsinoma bronkogenik yang terdiri dari beberapa macam yaitu karsinoma sel skuamus, karsinoma sel kecil karsinoma sel besar dan adenokarsinoma.

Jika ingin kita telusuri lebih lanjut secara umum mengenai penyebab utama dari timbulnya kanker paru paru ini adalah karena merokok. Merokok merupakan salah satu penyebab timbulnya kanker paru paru yang sangat berbahaya. Tingkat penderita kanker paru paru pria adalah sekitar 90% sedangkan wanita adalah sekitar 70% yang disebabkan oleh rokok.

Apabila kita menghisap asap rokok dalam jumlah banyak, hal ini akan lebih memicu terjadinya kanker paru paru. Ingatlah, meskipun kita bukan seorang perokok aktif atau yang lebih dikenal dengan si perokok, kita juga dapat menderita penyakit kanker paru ini. Perokok pasif memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit kanker paru ini daripada si perokok aktif itu sendiri. Oleh sebab itu waspadalah terhadap para perokok yang ada di sekitar kita. Jangan terlalu dekat dengan mereka atau berkomunikasi dengan mereka saat mereka menghisap rokok mereka. Pada saat berkomunikasi, ada kemungkinan mulut kita sering terbuka dan kemudian langsung menelan asap rokok yang dihembuskan oleh si perokok itu, sementara apabila melalui hidung, masih lebih aman karena hidung kita memiliki bulu bulu halus yang dapat menyaring beberapa zat kotor sebelum masuk ke dalam organ tubuh kita.

Berdasarkan riset, hanya terdapat sekitar 10 hingga 15% penderita penyakit kanker paru yang teridentifikasi mengalami penyakit kanker paru akibat masuknya zat lain selain dari rokok itu sendiri. Apabila kita terbiasa bekerja dengan pancaran oven arang, maka akan ada kemungkinan kalau anda dapat terkena penyakit kanker paru juga. Salah satu penyebab lainnya juga adalah akibat dari polusi udara. Apabila kita sering menghirup atau menyerap gas radon yang dihasilkan oleh rumah tangga, maka kita juga memiliki kemungkinan terkena penyakit kanker paru ini.

Gejala Kanker Paru Paru

            Untuk lebih jelas lagi, mari kita mengenal gejala awal dari kanker paru ini yang paling umum terjadi :

  1. Anda sering merasakan batuk terus menerus yang lama kelamaan makin hebat.
  2. Dahak menjadi berdarah dan berubah menjadi banyak setiap waktu
  3. Napas terasa semakin sesak dan pendek
  4. Sering sakit kepala, nyeri atau retak tulang tanpa alasan yang jelas.
  5. Kelelahan kronis
  6. Suara kita menjadi serak atau parau.
  7. Terjadi pembengkakan di leher atau di dekat wajah kita

Apabila anda telah merasakan gejala gejala seperti ini, maka ada baiknya jika anda segera berkonsultasi dengan dokter sebelum terjadi masalah yang lebih parah lagi.